

Di tengah hidup yang semakin cepat, hati sering lelah tanpa sempat bertanya arah. Kajian Bermakna Garis Poetih hadir bukan sekadar untuk menambah ilmu, tetapi untuk menenangkan jiwa, meluruskan niat, dan menguatkan iman.
Melalui kajian, kita belajar memahami hidup dari sudut pandang Allah, tentang sabar, syukur, ikhtiar, dan tawakal. Di sanalah hati diingatkan, dilapangkan, dan dipulihkan.
Sebab ilmu yang mendekatkan kepada Allah bukan hanya yang dipahami oleh akal, tetapi yang menghidupkan hati dan membimbing langkah.
Ada masa ketika hati lelah berjuang, jatuh oleh harapan yang tak sampai, dan merasa terlalu jauh untuk kembali. Kita menunda doa, menahan air mata, dan mengira Allah telah berpaling.
Padahal, tak pernah sekalipun Allah pergi, Saat hati terjatuh, Allah justru lebih dekat, menunggu tanpa menghakimi, membuka pintu tanpa syarat, dan menerima tanpa hitungan.
Kajian ini mengajak kita memahami bahwa jatuh bukan akhir, luka bukan aib, dan kembali tak pernah terlambat. Sebab di setiap hamba yang ingin pulang, Allah selalu lebih dulu menunggu.
Pernikahan bukan tentang siapa yang paling kuat, paling benar, atau paling didengar. Ia adalah tentang bagaimana dua insan saling menjadi tempat pulang, bukan sumber luka, bukan pula beban yang melelahkan.
Dalam kajian ini, kita belajar bahwa pasangan yang menenangkan lahir dari hati yang mau merendah, telinga yang mau mendengar, dan jiwa yang mau bertumbuh.
Bukan menuntut sempurna, tapi saling menjaga dalam kekurangan. Sebab cinta yang dewasa bukan yang ramai dengan emosi, melainkan yang tenang karena dilandasi iman, komunikasi, dan doa.
Sering kali hidup terasa sempit bukan karena rezeki kurang, tetapi karena arah belum lurus. Kita berlari mengejar banyak hal, hingga lupa bertanya: ke mana sebenarnya hidup ini dituju?
Kajian ini mengajak kita menata kembali arah hidup, meluruskan niat, memperbaiki langkah, dan mempercayakan hasil kepada Allah. Sebab saat arah benar, hati menjadi tenang, dan rezeki pun terasa cukup.
Bukan tentang memiliki lebih banyak, melainkan tentang hidup yang lebih bermakna dan diberkahi.
Indonesia | Jakarta Selatan
Pengelola Event